Senin, 3 Oktober 2022

Invasi Rusia, Ratusan Missile Menghujani Ukraina

25 Februari 2022 06:59
Rusia memborbardir Ukrania. Ratusan missile menghajar airport dan camp militer di Kyiev

Hits: 33

KYIV [seraungpos.com] – Pasukan Ukraina memerangi penjajah Rusia di tiga sisi pada Kamis (24/2/2022) setelah Moskow melancarkan serangan terbesar ke negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Serangan Rusia ini pun mendorong puluhan ribu orang di Ukrania meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.

Setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan perang dalam pidato yang disiarkan televisi sebelum fajar, ledakan dan tembakan terdengar sepanjang hari di kota berpenduduk 3 juta orang, Kyiv.

Serangan itu mengakhiri upaya diplomatik yang sia-sia selama berminggu-minggu oleh para pemimpin Barat untuk mencegah perang.

“Ini adalah serangan yang direncanakan,” kata Presiden AS Joe Biden kepada wartawan di Gedung Putih saat meluncurkan sanksi baru yang keras, dikoordinasikan dengan sekutu, terhadap bank Rusia, oligarki, dan perusahaan negara.

“Putin adalah agresor. Putin memilih perang ini. Dan sekarang dia dan negaranya akan menanggung akibatnya,” katanya.

Dalam pidatonya, Putin beralasan memerintahkan “operasi militer khusus” untuk melindungi orang-orang, termasuk warga Rusia, yang menjadi sasaran “genosida” di Ukraina.

Pernyataan Putin ini disebut Barat sebagai propaganda tak berdasar.

Seorang penasihat kantor kepresidenan Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah merebut bekas pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl, hanya 90 km (60 mil) utara ibukota.

Ada juga pertempuran di bandara Hostomel, tepat di luar Kyiv, di mana pasukan terjun payung didaratkan.

Seorang pejabat Ukraina kemudian mengatakan lapangan terbang itu telah direbut kembali.

Baku tembak hebat juga dilaporkan terjadi di wilayah Sumy dan Kharkiv di timur laut dan Kherson di selatan.

Jalan raya menuju barat dari Kyiv tersendat dengan lalu lintas di lima jalur saat penduduk melarikan diri, takut akan pemboman saat terjebak di mobil mereka.**

Pewarta : Andi Surya / Sumber : Reuters

TAGS:

Berita Terkait

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.